Penggunaan mesin, khususnya yang bagian-bagiannya bergerak, membuat pekerja berisiko mengalami cedera tubuh. Berikut ini adalah beberapa bahaya dan risiko mesin yang umum:
Ada 4 alasan utama mengapa kecelakaan yang melibatkan mesin terjadi di tempat kerja:
After you have identified the machine hazards in your workplace, you need to evaluate the risks of these hazards and implement appropriate risk control measures. You should prioritise your measures according to the Hierarchy of Control. Upstream risk controls (i.e. elimination, substitution and engineering controls) are more effective in reducing or controlling risk, and should be considered first.
Hierarki | Contoh tindakan pengendalian risiko |
Eliminasi | Tempatkan titik pelumasan jauh dari bagian mesin yang bergerak. |
Pengganti | Ganti mesin yang berisik dengan mesin yang tidak terlalu berisik. |
Rekayasa | Pasang pelindung percikan tertutup untuk melindungi pekerja dari percikan bahan kimia selama pengoperasian mesin. |
Kontrol administratif | Menetapkan prosedur lock-out tag-out (LOTO) untuk perbaikan dan pemeliharaan mesin. |
Pribadi | Gunakan APD yang sesuai untuk pekerjaan itu. |
Mengacu kepada Pedoman WSH tentang Penggunaan Mesin yang Aman untuk mempelajari lebih lanjut tentang bahaya mesin dan tindakan pengendalian untuk meminimalkan atau menghilangkan risiko.
Anda harus:
Anda harus:
Anda tidak harus:
Referensi: Dewan Tempat Kerja dan Keselamatan (WSH).